WALIMATUL AQIQAH

Walimatul Aqiqah artinya adalah Perjamuan Sembelihan Hewan Aqiqah untuk sanak kerabat dan masyarakat sekitarnya. Hukum asalnya adalah dianjurkan sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Ibnul Qayyim rahimahullah. Imam Ibnu Qayyim rahimahullah dalam kitabnya “Tuhfathul Maudud” hal.48-49, berkata :

“Karena tidak ada dalil dari Rasulullah tentang cara penggunaan atau pembagian dagingnya (sembelihan aqiqah) maka kita kembali ke hukum asal, yaitu seseorang yang melaksanakan aqiqah boleh memakannya, memberi makan dengannya, bersedekah dengannya kepada orang fakir miskin atau menghadiahkannya kepada teman-teman atau karib kerabat. Akan tetapi lebih utama kalau diamalkan semuanya, karena dengan demikian akan membuat senang teman-temannya yang ikut menikmati daging tersebut, berbuat baik kepada fakir miskin, dan akan memuat saling cinta antar sesama teman. Kita memohon taufiq dan kebenaran kepada Allah Ta’ala”. [lihat pula “Al-Muwaththa” (2/502) oleh Imam Malik].

Tata cara yang umum dilakukan di masyarakat ialah dengan membacakan Shalawat kepada Rasulullah SAW dengan mengharap hadirnya kemuliaan sifat beliau kepada putra putri yang di aqiqahi, serta mengharap syafa’at Rasul di hari Kiamat kelak. Adapun susunan acara dalam walimatul aqiqah adalah sebagai berikut: 

1. Sambutan Tuan Rumah atau yang mewakili 

2. Pembacaan Shalawat (Shalawat Barzanji, Maulidur Rasul dsb) 

3. Mencukur Rambut dan Memberikan wewangian untuk bayi

4. Ceramah Singkat tentang Faidah Syariat Aqiqah dilanjutkan Pembacaan Do’a

5. Pemberian hidangan/jamuan dari masakan sembelihan hewan untuk jamaah walimah aqiqah

6. Penutup. 

Adapun Format Sambutan Tuan Rumah dan Undangan untuk warga dapat menyesuaikan dengan susunan sebagai berikut:

format sambutan tuan rumah download disini

format undangan walimatul aqiqah disini

PROMO BULAN AGUSTUS.  Potongan 10% khusus Anggota TNI/Veteran

Open chat
Assalamu'alaikum Ayah Bunda
Selamat Datang di Serambi Aqiqah
Ada yang bisa kami bantu?